12/14/2018

10/21/2018

Atap

11:42
Aku tengah berada di atap rumah
sendirian
Lebih tepatnya bertiga dengan smartphone dan laptopku

Ternyata tidak cukup sulit untuk naik ke atas sini
mengingat aku-usia-12-tahun- pernah melompati pagar,
menanjak dinding pembatas rumahku dan rumah sebelahku yang hanya selebar tapak kaki,
memanjat dinding yang tingginya sekitar sepinggangku kala itu,
menapaki atap rumah yang seperti atap rumah umum yang berwarna coklat dengan hati-hati,
terhenti di atap bagian sama tempatku duduk kali ini.
Berhenti sejenak.

Namun saat itu, aku kemudian perlahan-lahan melangkahkan kakiku di dinding yang tentu hanya selebar telapak kakiku,
dinding pembatas antara rumah tetangga belakangku dan taman belakangku yang tingginya tiga meter
dan aku melompat.
Ya, aku terjun dari dinding tiga meter hanya mengenakan sepatu kets hitam-putih serta seragam biru-putih khas anak SMP.

11:56
Ternyata cukup menenangkan dan menyenangkan berada di atas sini.
Untungnya langit sedang bersahabat denganku.
Meski tidak begitu banyak bintang malam ini, hanya sekitar tiga sampai lima yang terlihat,
tapi bulan memancarkan sinar-"nya" sekitar tujuh per delapan bagian.
Hey, aku suka cara kerja bulan.
Mengingat ia merefleksikan cahaya bukan miliknya, tapi seolah miliknya.

Merefleksikan cahaya orang lain sebagai cahaya sendiri.
Meng-ia-sekata-kan pikiran orang lain sebagai pikiran sendiri.
Membahagiakan orang lain sebagai membahagiakan diri sendiri.

10/19/2018

hanya aku --only me

mungkin lebih baik mati tidak mengenal seluruh orang
daripada mati tidak mengenal diri sendiri.

aku bertaruh hidupku pada diriku
jadi aku akan mati bukan karena orang lain.

baik dan buruk berada di kedua bagian hidup maupun mati
setidaknya kau bisa memilihnya di bagian hidup
kau bisa memilih buruk
dan melakukannya dengan baik
atau kau bisa memilih baik
dan melakukannya dengan buruk
atau kombinasi dari keduanya bersamaan

bagiku semua buruk adalah baik
cukup baik dari bagaimana aku memandangnya
setidaknya

aku hanya berharap Tuhan tetap menyayangiku
untuk berpikir selayaknya aku berpikir
dan untuk menjadi aku
--------
Perhaps, it's better to die knowing no one than die not knowing my own self

I bet my life to my self
So i won't be gone because of anyone else

Good or bad are in between of being alive or dead
At least you can choose one of them while you're alive
You can choose the bad one
And done it well
Or you can choose the good one
While done it badly
Or combine both of them at the same time

For me, all the bad things are good
Good enough from how i see those things
At least

I only pray to God to keep loving me
For thinking as i supposed to
And for being my self

10/17/2018

bagaimana cara karma bekerja?

seorang tetanggaku tiap kali melihatku berkata, "hai bocah kecil".
sudah bocah, kecil pula. aku mungkin terlalu bodoh baginya.

aku tidak tahu apakah aku tengah menanti karmaku atau telah melaluinya.
aku dulu tersakiti.
menggila, tidak ada yang mengertiku
meski aku telah sebutkan detil apa yang kumau hingga aku berbusa.
tetap tidak ada yang mengerti.
aku tidak ingin berada di zona peperangan ini.
setidaknya berikan saja aku rompi hitam yang dapat melindungiku itu.
hingga akhirnya sia-sia saja.
sia-sia aku meminta, karena aku telah menjadi mayat hidup.

mungkin aku terlalu banyak berangan-angan.
benar kata tetanggaku itu, aku hanyalah seorang bocah.
bocah yang akhirnya berusaha menjalani kehidupan kecilnya dengan keadaan yang ada,
yang tidak sesuai dengan keinginannya.
yang menyakitinya.

bocah ini terbiasa bernafas dengan pilu,
dengan pedang yang menghunus tepat di jantungnya.
aku masih hidup, tenang saja.
sisi tajam pedang ini telah mengerti ritme detak jantungku.
jadi takkan ada luka bertambah.

hingga akhirnya telah tiba waktunya
siapa-siapa saja yang perlu berada di zona peperangan.
aku telah menjadi mayat hidup, tentu aku tidak akan takut terhunus ataupun tercambuk lagi.
tentu sudah waktunya aku menghunus dan mencambuk
supaya aku tidak menjadi mayat yang benar-benar mati.

tapi tidak demikian, ujarnya.
ujar mereka yang aku hunus
dan aku cambuk.

tidak seharusnya aku melakukannya.

mereka merundung.
mereka mengutukku!!!

kau akan rasakan bagaimana tersiksanya aku terhunus!!
kau akan rasakan bagaimana tersiksanya aku tercambuk!!
KAU AKAN MERASAKANNYA!!!!


teriak mereka.
mereka, yang memiliki sidik jari yang sama dengan yang ada pada pedang di jantungku
memarku


sekarang pertanyaanku,
bagaimana cara karma bekerja?

apakah aku mendahului karmaku?
apakah aku telah membalaskan karmaku?
apakah aku tengah menanti karmaku?


10/13/2018

Permainan

Apa yang tidak menyenangkan dari hidup?
Ketika kau mengharapkan kejadian, namun tak terjadi, tidak menyenangkan kah?
Berbahagialah, ada warna yang Ia tuang dalam hidupmu.

Tidak ada yang tidak menyenangkan dari tiap satu detik yang berlalu bersama nafasmu.
Tiada satupun
yang tidak menyenangkan.
Meski dalam muslihat.
Meski dalam lara.

Kala kau bertekuk lutut
Mengais remah rindu yang terkikis
Menggumpalkannya dalam harap
Kau mengetahui bahwa kau akan bahagia
Sesaat

Sesaat sebelum kau mengetahui
Adalah pion yang kau sandar
Adalah titik-titik yang kau pijak
Titik-titik pola yang menuntunmu dalam bahagianya
Bukan bahagiamu

Omong kosong turut berbahagia jika melihat kebahagiaan yang melukaimu
Kerasnya kau tepis
Sehingga kau terjebak di dalamnya
Dalam permainan
Yang kau adalah pionnya
Dan kau telah mengetahuinya

9/29/2018

Truth behind the truth

Ada beberapa hal yang tidak bisa kau mengerti,
ada beberapa hal yang tidak kau sadari,
dan ada beberapa hal yang tidak akan kau ketahui sampai mati.
Penyangkalan.
Apa yang telah kau ketahui?
Barangkali hanya setitik penat yang kau ungkap, sisanya bungkam.
Letih tlah kau selimuti segala semu, fana.
Enyahkan semua!
Risaumu kan melungkupi perlahan dan perlahan
Ialah egomu, obsesimu, menggelapkanmu dengan binar yg tak ubahnya racun
yang justru mengombang ambingkan jiwamu
Dalam pikiranmu
yang tak pernah mati,
akal sehatmu
yang kau rasa benar
Apa yang kau ketahui tentang penyangkalan, jika kau menyangkal ialah benar dari yang salah?

9/28/2018

This

This is what I chose.
I chose to be happy.
I love how now I'm being surrounded by most loving person.

And you,
whoever read this
You have your own rights to be happy

8/20/2018

first day of #NoPhoneDays.

hi! i've just realised that sooo many visitor from other country. leave your marks here!!

well,
after a long time i didn't share anything in here.
now i'm back, carrying my pain because of death of my phone. haha

ok so i was doing my eyebrow while listened the music on my phone. and i don't know if someone was call me otp or chat me, ofc my phone was vibrating and BLAM!  it hit the floor.

the screen was totally blank, so was my brain. then i tried to turn it on. my phone was vibrated, then off. i realised i'm in a trouble now.

minutes passed, i was at the service center. they found that my phone was falling, which i told them not. lol, i acted to be shock about 'whose fault is this?' and started to imagine about the kids in my house. the reparation will be cost about US$80.

i said 'will' because i didn't pay them.
so, here's my first day without my phone.

i went to the campus to have my training. logged on my twitter and contacted anyone i could.
3 hours training, then i went back home. still contact everyone through twitter on web.
i was thinking to finish The Killing Kind by John Connolly, maybe i could do it for tomorrow.
nothing's special today.

but i think i am a different person. in the past, when my phone was dead (ofc because of my fault), i was so stressed out. i'm overly panicking the death of my phone, lol. because i didn't know what to do without my phone.

now, about 10 days before my final oral test to get my bachelor's degree, i use no phone, and happy to sleep peacefully (actually not really peaceful because the schedule hasn't published yet, hopefully everything will be doing good for me)



4/17/2018

pekat

pernahkah api menyesal
atas terbakarnya kertas
menelannya hingga menjadi abu

tidakkah api
beranggapan bahwa abu
akan terbang
atau ia pikir abu kan mengendap
di tandus tempat ia 'kan padam

ia padam di atas abu
pekat

asapnya menggumpal cukup pekat
sejauh ini angin masih tidak berhembus

tapi hujan rintik
setitik perlahan
airnya melarutkan dan menggenang
tak mengalir di dataran hangus

api tiada
abu tiada
hitam membekas

menorehkan kelam kertas yang menyerah
meng-iya-kan api
mengubahnya ke abu
dan dalam

hitam terseka oleh sentuhan-sentuhan yang tak diinginkannya
dan yang diinginkannya
ia hilang disapu tapak
tertiup angin
dan terbawa sunyi

api kan merindukan kertas
menimbulkan abu
dan pekat

pekat
tak butuh api

kertas
membenci api