pernahkah api menyesal
atas terbakarnya kertas
menelannya hingga menjadi abu
tidakkah api
beranggapan bahwa abu
akan terbang
atau ia pikir abu kan mengendap
di tandus tempat ia 'kan padam
ia padam di atas abu
pekat
asapnya menggumpal cukup pekat
sejauh ini angin masih tidak berhembus
tapi hujan rintik
setitik perlahan
airnya melarutkan dan menggenang
tak mengalir di dataran hangus
api tiada
abu tiada
hitam membekas
menorehkan kelam kertas yang menyerah
meng-iya-kan api
mengubahnya ke abu
dan dalam
hitam terseka oleh sentuhan-sentuhan yang tak diinginkannya
dan yang diinginkannya
ia hilang disapu tapak
tertiup angin
dan terbawa sunyi
api kan merindukan kertas
menimbulkan abu
dan pekat
pekat
tak butuh api
kertas
membenci api
No comments:
Post a Comment