sendu senyap malam teredupkan oleh gemericiknya percik air hujan yang menghantam atap
aroma air hujan yang berpadu dengan tanah, aroma sejuk yang menyegarkan
sekilas akan penat satu jam yang terpaut mendadak sirna
ada sapa yang muncul ke permukaan
kemudian senyum yang tersunggingkan
bak bulan sabit, lengkung tak terelakkan
meski hujan, malam ini
ada hangat yang mengalir dalam dada
endorfin yang alamiah menjalar
mengawetkan lengkung bibir terpatri dalam kepala
menaruh percaya dalam maya