ia menjalar
menelusuri jejak kunci hidupku
tunggu
sebetulnya apa ini
sepatutnya aku tersedak akan untaian ini
mungkin
sepatutnya
karna aku adalah selalu benang kusut
kau tidak akan menyesalinya
seperti sudah siap karena telah terlatih sebelumnya
padahal aku hanya sempat mampir sebentar
hanya untuk melintas
aneh, gumamku.
senantiasa aku memandangimu
lebih dari 60 kali dalam satu menit
aku bisa merasakan membaranya rindu
dan cinta yang terjatuh dan jatuh lagi
aku tersadar dan tidak tersadar
tenanglah,
aku ada di sini
ujarmu seraya menawarkan rentangan yang
tak mungkin aku menolaknya
No comments:
Post a Comment